Jumat, 06 Maret 2020

Instrumen Penilaian Keterampilan Inovasi Pendagogik Guru dalam pembelajaran Kimia


Heutagogy

Seiring berkembangnya zaman dan berkembangnya teknologii, dunia pendidikan akhirnya mengikuti perkembangan teknologi yang ada terutama dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada revolusi industry keempat (4.0) dianggap sebagai revolusi digital yang memberikan tawaran yang menarik pada dunia pendidikan, dengan mudah memberikan akses yang sangat baik dan cepat dimanapun dan kapanpun.
Pada blog ini kita akan membahas salah satu kompetensi pendagogik guru yang merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Kompetensi guru yang akan dibahas pada materi ini yaitu Heutagogy sebagai salah satu kompetensi guru dalam membelajarkan siswa dengan perkembangan teknologi dan informasi. Konsep yang pembelajaran heutagogi, pebelajar diberikan kebebasan sejak awal untuk menentukan tentang apa yang akan dipelajari, bagaimana membelajari dan bagaimana membuktikan bahwa apa yang dipelajarinya tersebut sudah dikuasainya, meskipun dalam menetukan tersebut masih ada keterlibatan pembelajar (teacher) 
Instrumen Penilaian Keterampilan inovasi Heutagogy Guru  dalam Pembelajaran Kimia

Indikator
Deskripsi
Skill Membelajarkan (Sistem Koloid)
Video Pembelajaran Kimia (Sistem koloid)
Pembelajaran berbasis pada keterampilan di dunia kerja
Integrasi pengalaman belajar dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja untuk masa depan 21th Century skill)
Guru memberikan tugas berbasis proyek rancangan pembuatan penjernihan air dengan pemanfaatan sistem koloid agar menghasilkan produk komersial dengan efisiensi yang tinggi

Link  Video Tutorial Pembuatan Proyek penjernihan air
Kontrak pembelajaran ditetapkan siswa sendiri
Siswa menetapkan capaian dan pengalaman belajar yang dibutuhkan
Guru membebaskan siswa menyusun proyek pembelajaran pembuatan penjernihan air pada sistem koloid dengan menggunakan link yang ada pada youtube.
Fleksibelitas kurikulum
Pengayaan dan pendalaman materi disesuaikan dengan kebutuhan dan kecepatan belajar siswa
Guru memberikan kesempatan siswa menganalisis video mengenai pemakaian alat, bahan baku, dan kebutuhan pemakaian serta hasil dari proyek tersebut. Dan melaporkan hasil observasi proses penjernihan air bersih di lingkungan sekita.
Kesepakatan dan fleksibelitas penilaian
Menyepakati variable penilaian yang sesuai dengan gaya belajar meliputi pemahaman materi dan keterampilan yang telah dicapai
Guru memberikan penilaian berdasarkan kreativitas siswa terhadap keberhasilan proyek yang dikerjakan

Pembelajaran kolaboratif
Memfasilitasi siswa bekerja bersama memecahkan masalah dengan berbagai info dan pengalaman secara langsung dan digital dan merelaksasikan kemajuan belajar
Guru memberikan kesempatan siswa bekerja sama dalam pemahaman dan pengerjaan proyek penjernihan air berbasis  sistem koloid masalah yang diberikan dengan penggunaan media digital berupa video yang bersumber dari jejaring internet (youtube)


Uji coba Instrumen Penilaian Keterampilan inovasi Heutagogy Guru  dalam Pembelajaran Kimia
Indikator
Skor Jawaban
Skor

Kurang (1)
Baik (2)
Sangat Baik (3)

Pembelajaran berbasis pada keterampilan di dunia kerja
Guru tidak menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dalam kegiatan pembelajaran, hanya menggunaka metode konvesional biasa
Guru menggunakan model pembelajaran berbasis proyek, namun tidak terlaksana dengan baik
Guru menggunakan dan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek dalam kegiatan pembelajaran

Skor Penilaian: 3


Kontrak pembelajaran ditetapkan siswa sendiri
-  Guru tidak memberikan tugas proyek kepada siswa, namun guru hanya memberikan gambaran umum saja
Guru memberikan tugas proyek kepada siswa, namun guru masih menentukan tugas proyek yang dilakukan
Guru membebaskan siswa melakukan dan menentukan tugas proyek yang ingin dilakukan
Skor Penilaian: 2
Fleksibelitas kurikulum
Guru hanya menggunakan cara konvensional sederhana dalam kegiatan pembelajaran
Guru menentukan sarana dan media yang digunakan dalam pembelajaran
Guru memberikan kebebasan pada siswa untuk menggunakan sarana dan media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran
Skor Penilaian: 3
Kesepakatan dan fleksibelitas penilaian
Guru tidak memberikan kebebasan kepada siswa/kelompok untuk menyajikan hal yang didapatkan dari proyek
Guru hanya memberikan kebebasan kepada beberapa siswa/kelompok untuk menyajikan hal yang didapatkan dari proyek
Guru memberikan kebebasan kepada semua siswa/kelompok untuk menyajikan hal yang didapatkan dari proyek
Skor penilaian: 3
Pembelajaran kolaboratif
Guru tidak melakukan tanya jawab untuk memecahkan permasalahan, memberikan penguatan, dan merefleksikan kegiatan pembelajaran
Guru hanya  melakukan tanya jawab untuk memecahkan permasalahan, namun tidak memberikan penguatan, dan merefleksikan kegiatan pembelajaran
Guru bersama siswa aktif melakukan tanya jawab untuk memecahkan permasalahan, memberikan penguatan, dan merefleksikan kegiatan pembelajaran

Skor Penilaian: 3















Kategori Keterampilan Inovasi Heutagogi Guru dalam Pembelajaran Kimia
Skala Nilai
Range Penilaian
% Nilai Keterampilan Inovasi Heutagogi Guru
Kategori Keterampilan Inovasi Heutagogi Guru
3
11,67-15
77,8-100
Sangat baik
2
8,3-11,66
55,5-77,7
Baik
1
5-8,32
33,3-55,4
Kurang
Skor Minimum = 5
Skor maksimum = 15
Skor hasil uji coba = 8
Kriteria = 3
Nilai = skor yang diperoleh x 100%
            Skor maksimum

         = 14 x 100%
            15
        
         = 93,3 %

Jadi, dari hasil uji coba yang dilakukan pada instrumen penilaian keterampilan Heutagogy guru pada video pembelajaran materi konfigurasi elektron diperoleh skor total 8 dan nilai persentasi diperoleh sebesar 53,5%. Keterampilan inovasi heutagogy pada guru dalam pembelajaran kimia konfigurasi elektron pada katergori Sangat Baik

26 komentar:

  1. Menurut anda,apakah kelima indikator tersebut dapat diterapkan oleh guru secara efektif pada pembelajaran ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya dapat diterapkan secara efektif, namun tentunya dalam penerapannya pengajar harus menguasai keterampilan inovasi heutagogy

      Hapus
    2. saya bantu jawab juga, tujuan pembuatan instrumen ini adalah untuk mengukur ada atau tidaknya 5 kemampuan diatas pada guru. Jika guru profesional tentu bagi mereka ke 5 indikator diatas dapat di terapkan dalam pemebalajaran.

      Hapus
  2. kelima indikator diataas dapat diterapkan oleh guru secara efektif sehingga membantu siswa dalam pembelajaran yang kreati dan mandiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya, keefektifan dari penerapan indikator diatas bergantung pada kompetensi guru.

      Hapus
    2. benar yang disampaikan saudara firman, indikator diatas memiliki keterkaitan antara kreativitas guru dan siswa.

      Hapus
  3. tolong jelaskan secara singkat bagimana penerapan hetaugogy dalam pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. penerapan heutagogy pada pembelajaran dapat dlakukan pada model pebelajaran yang ada dengan tambahan kreativitas guru dan siswa dalam pelaksanaannya berdasarkan indikator yang telah ada.

      Hapus
  4. Menurut anda, diantara kesemua indikator yg telah dibuat, indikator manakah yang rasanya sulit untuk diterapkan di sekolah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kemungkinan kesulitan yang terjadi yaitu pada proses pembelajaran berlangsung yaitu, kemampuan guru dan siswa dalam menggunakan teknologi yang masih minim (gaptek) dan memahami pendektan tersebut, dan juga kondisi belajar dikelas. sebagai guru, kita harus bisa menghandle siswa yang suka ribut agar kelas menjadi kondusif dan nyaman untuk belajar.

      Hapus
  5. Menurut anda, diantara kesemua indikator yg telah dibuat, indikator manakah yang rasanya sulit untuk diterapkan di sekolah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. indikator pertama akan cukup sulit apabila sarana dan prasarana kuurang mendukung pada pelaksanaannya.

      Hapus
    2. menurut saya indikator yang kemungkinan sulit yaitu indikator yang berkaitan dengan dunia kerja, karena tidak semua guru mampu mengoperasikan teknologi dengan baik (gaptek)

      Hapus
  6. bagaimana hasil ketercapaian uji coba yang anda kerjakan mengenai aspek Heutagogy ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hasill ketercapaian uji coba ini bergantung pada penilaian yg dicapai oleh guru/keberhasilan guru dalam penerapan indikator tsb diatas

      Hapus
  7. untuk indikator "Kontrak pembelajaran ditetapkan siswa sendiri", langkah apa yang dapat dilakukan guru untuk mengontrol proses pembelajaran siswa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Guru melakukan pemantauan di sekolah dan di luar jam sekolah dari hasil belajar siswa

      Hapus
    2. menurut saya yang dapat dilakukan guru adalah memberikan kebebasan pada siswa dalam memilih gaya belajar dan pengalaman belajar yang akan dilakukan.

      Hapus
  8. Apa kendala dan kesulitan yang anda alami saat membuat dan mengembangkan kisi-kisi instrumen diatas? Dan indikator mana yang menjadi hambatan untuk anda dalam merancang kisi-kisi tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Indikator yg cukup sulit untuk dijalankan yaitu indikator kedua karena haris dilakukan pengontrolan oleh guru sehingga dapat tercapai tujuan dari indikator tsb

      Hapus
    2. kesulitan yang dihadapi mungkin saat proses pelaksanaan yaitu, kemampuan guru dan siswa menggunakan teknologi yang masih rendah (gaptek) dan memahami pendektan tersebut, dan juga kondisi belajar dikelas. sebagai guru, kita harus bisa menghandle siswa yang suka ribut agar kelas menjadi kondusif dan nyaman untuk belajar.

      Hapus
  9. menurut saya pada indikator ke dua yaitu kontrak pembelajaran ditetapkan siswa sulit untuk menurunkan dari indikator tersebut, sulit menentukan hal apa yang harus dilakukan oleh guru

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya benar, akan tetapi indikator ini dapat dijalankan oleh siswa dengan pengontrolan yang dilakukan guru dengan teliti dan terperinci sehingga tujuan dari indikator tersebut dapat tercapai

      Hapus
  10. Apa saja hal yang mendukung dalam mengimplementasikan kemampuan heutagogy dalam pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada banyak hal, salah satunya kreativitas dan berpikir aktif serta kritis siswa dalam proses pembelajaran dri smua indikator

      Hapus
    2. hal yang mendukung dalam penerapan pendektan heutagogy ini adalah sarana dan prasarana yang dimiliki oleh guru maupun siswa seperti gadget, smartphone, laptop dll

      Hapus