Heutagogy
Seiring
berkembangnya zaman dan berkembangnya teknologii, dunia pendidikan akhirnya mengikuti
perkembangan teknologi yang ada terutama dalam proses pembelajaran.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada revolusi industry keempat
(4.0) dianggap sebagai revolusi digital yang memberikan tawaran yang menarik
pada dunia pendidikan, dengan mudah memberikan akses yang sangat baik dan cepat
dimanapun dan kapanpun.
Pada
blog ini kita akan membahas salah satu kompetensi pendagogik guru yang
merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Kompetensi
guru yang akan dibahas pada materi ini yaitu Heutagogy sebagai salah satu kompetensi guru dalam membelajarkan
siswa dengan perkembangan teknologi dan informasi. Konsep yang pembelajaran heutagogi, pebelajar diberikan
kebebasan sejak awal untuk menentukan tentang apa yang akan dipelajari,
bagaimana membelajari dan bagaimana membuktikan bahwa apa yang dipelajarinya
tersebut sudah dikuasainya, meskipun dalam menetukan tersebut masih ada
keterlibatan pembelajar (teacher)
Instrumen Penilaian
Keterampilan inovasi Heutagogy Guru dalam Pembelajaran Kimia
|
Indikator
|
Deskripsi
|
Skill
Membelajarkan (Sistem Koloid)
|
Video
Pembelajaran Kimia (Sistem koloid)
|
|
Pembelajaran
berbasis pada keterampilan di dunia kerja
|
Integrasi
pengalaman belajar dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja untuk masa
depan 21th Century skill)
|
Guru
memberikan tugas berbasis proyek rancangan pembuatan penjernihan air dengan
pemanfaatan sistem koloid agar menghasilkan produk komersial dengan efisiensi
yang tinggi
|
Link Video Tutorial Pembuatan Proyek penjernihan
air
|
|
Kontrak
pembelajaran ditetapkan siswa sendiri
|
Siswa
menetapkan capaian dan pengalaman belajar yang dibutuhkan
|
Guru
membebaskan siswa menyusun proyek pembelajaran pembuatan penjernihan air pada
sistem koloid dengan menggunakan link yang ada pada youtube.
|
|
|
Fleksibelitas
kurikulum
|
Pengayaan
dan pendalaman materi disesuaikan dengan kebutuhan dan kecepatan belajar
siswa
|
Guru
memberikan kesempatan siswa menganalisis video mengenai pemakaian alat, bahan
baku, dan kebutuhan pemakaian serta hasil dari proyek tersebut. Dan
melaporkan hasil observasi proses penjernihan air bersih di lingkungan sekita.
|
|
|
Kesepakatan
dan fleksibelitas penilaian
|
Menyepakati
variable penilaian yang sesuai dengan gaya belajar meliputi pemahaman materi
dan keterampilan yang telah dicapai
|
Guru
memberikan penilaian berdasarkan kreativitas siswa terhadap keberhasilan
proyek yang dikerjakan
|
|
|
Pembelajaran
kolaboratif
|
Memfasilitasi
siswa bekerja bersama memecahkan masalah dengan berbagai info dan pengalaman
secara langsung dan digital dan merelaksasikan kemajuan belajar
|
Guru
memberikan kesempatan siswa bekerja sama dalam pemahaman dan pengerjaan
proyek penjernihan air berbasis sistem
koloid masalah yang diberikan dengan penggunaan media digital berupa video
yang bersumber dari jejaring internet (youtube)
|
Uji coba Instrumen
Penilaian
Keterampilan inovasi Heutagogy Guru dalam Pembelajaran Kimia
|
Indikator
|
Skor Jawaban
|
Skor
|
||
|
|
Kurang (1)
|
Baik (2)
|
Sangat Baik (3)
|
|
|
Pembelajaran berbasis pada
keterampilan di dunia kerja
|
Guru
tidak menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dalam kegiatan
pembelajaran, hanya menggunaka metode konvesional biasa
|
Guru
menggunakan model pembelajaran berbasis proyek, namun tidak terlaksana dengan
baik
|
Guru menggunakan dan menerapkan
model pembelajaran berbasis proyek dalam kegiatan pembelajaran
|
Skor
Penilaian: 3
|
|
Kontrak pembelajaran ditetapkan
siswa sendiri
|
- Guru tidak
memberikan tugas proyek kepada siswa, namun guru hanya memberikan gambaran
umum saja
|
Guru memberikan tugas proyek
kepada siswa, namun guru masih menentukan tugas proyek yang dilakukan
|
Guru membebaskan siswa
melakukan dan menentukan tugas proyek yang ingin dilakukan
|
Skor
Penilaian: 2
|
|
Fleksibelitas kurikulum
|
Guru hanya menggunakan cara
konvensional sederhana dalam kegiatan pembelajaran
|
Guru menentukan sarana dan
media yang digunakan dalam pembelajaran
|
Guru
memberikan kebebasan pada siswa untuk menggunakan sarana dan media
pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran
|
Skor
Penilaian: 3
|
|
Kesepakatan dan fleksibelitas
penilaian
|
Guru tidak memberikan kebebasan
kepada siswa/kelompok untuk menyajikan hal yang didapatkan dari proyek
|
Guru hanya memberikan kebebasan
kepada beberapa siswa/kelompok untuk menyajikan hal yang didapatkan dari
proyek
|
Guru memberikan kebebasan
kepada semua siswa/kelompok untuk menyajikan hal yang didapatkan dari proyek
|
Skor
penilaian: 3
|
|
Pembelajaran kolaboratif
|
Guru tidak melakukan tanya
jawab untuk memecahkan permasalahan, memberikan penguatan, dan merefleksikan
kegiatan pembelajaran
|
Guru hanya melakukan tanya jawab untuk memecahkan
permasalahan, namun tidak memberikan penguatan, dan merefleksikan kegiatan
pembelajaran
|
Guru bersama siswa aktif
melakukan tanya jawab untuk memecahkan permasalahan, memberikan penguatan,
dan merefleksikan kegiatan pembelajaran
|
Skor
Penilaian: 3
|
|
|
|
|
|
|
Kategori Keterampilan Inovasi Heutagogi Guru dalam Pembelajaran Kimia
Skala Nilai
|
Range Penilaian
|
% Nilai
Keterampilan Inovasi Heutagogi Guru
|
Kategori
Keterampilan Inovasi Heutagogi Guru
|
3
|
11,67-15
|
77,8-100
|
Sangat baik
|
2
|
8,3-11,66
|
55,5-77,7
|
Baik
|
1
|
5-8,32
|
33,3-55,4
|
Kurang
|
Skor
Minimum = 5
Skor
maksimum = 15
Skor
hasil uji coba = 8
Kriteria
= 3
Nilai = skor
yang diperoleh x 100%
Skor
maksimum
= 14 x 100%
15
= 93,3 %
Jadi, dari hasil uji coba yang dilakukan pada instrumen penilaian keterampilan Heutagogy guru pada video pembelajaran materi konfigurasi elektron diperoleh skor total 8 dan nilai persentasi diperoleh sebesar 53,5%. Keterampilan inovasi heutagogy pada guru dalam pembelajaran kimia konfigurasi elektron pada katergori Sangat Baik
Menurut anda,apakah kelima indikator tersebut dapat diterapkan oleh guru secara efektif pada pembelajaran ?
BalasHapusMenurut saya dapat diterapkan secara efektif, namun tentunya dalam penerapannya pengajar harus menguasai keterampilan inovasi heutagogy
Hapussaya bantu jawab juga, tujuan pembuatan instrumen ini adalah untuk mengukur ada atau tidaknya 5 kemampuan diatas pada guru. Jika guru profesional tentu bagi mereka ke 5 indikator diatas dapat di terapkan dalam pemebalajaran.
Hapuskelima indikator diataas dapat diterapkan oleh guru secara efektif sehingga membantu siswa dalam pembelajaran yang kreati dan mandiri.
BalasHapusMenurut saya, keefektifan dari penerapan indikator diatas bergantung pada kompetensi guru.
Hapusbenar yang disampaikan saudara firman, indikator diatas memiliki keterkaitan antara kreativitas guru dan siswa.
Hapustolong jelaskan secara singkat bagimana penerapan hetaugogy dalam pembelajaran?
BalasHapuspenerapan heutagogy pada pembelajaran dapat dlakukan pada model pebelajaran yang ada dengan tambahan kreativitas guru dan siswa dalam pelaksanaannya berdasarkan indikator yang telah ada.
HapusMenurut anda, diantara kesemua indikator yg telah dibuat, indikator manakah yang rasanya sulit untuk diterapkan di sekolah?
BalasHapuskemungkinan kesulitan yang terjadi yaitu pada proses pembelajaran berlangsung yaitu, kemampuan guru dan siswa dalam menggunakan teknologi yang masih minim (gaptek) dan memahami pendektan tersebut, dan juga kondisi belajar dikelas. sebagai guru, kita harus bisa menghandle siswa yang suka ribut agar kelas menjadi kondusif dan nyaman untuk belajar.
HapusMenurut anda, diantara kesemua indikator yg telah dibuat, indikator manakah yang rasanya sulit untuk diterapkan di sekolah?
BalasHapusindikator pertama akan cukup sulit apabila sarana dan prasarana kuurang mendukung pada pelaksanaannya.
Hapusmenurut saya indikator yang kemungkinan sulit yaitu indikator yang berkaitan dengan dunia kerja, karena tidak semua guru mampu mengoperasikan teknologi dengan baik (gaptek)
Hapusbagaimana hasil ketercapaian uji coba yang anda kerjakan mengenai aspek Heutagogy ini?
BalasHapusHasill ketercapaian uji coba ini bergantung pada penilaian yg dicapai oleh guru/keberhasilan guru dalam penerapan indikator tsb diatas
Hapusuntuk indikator "Kontrak pembelajaran ditetapkan siswa sendiri", langkah apa yang dapat dilakukan guru untuk mengontrol proses pembelajaran siswa?
BalasHapusGuru melakukan pemantauan di sekolah dan di luar jam sekolah dari hasil belajar siswa
Hapusmenurut saya yang dapat dilakukan guru adalah memberikan kebebasan pada siswa dalam memilih gaya belajar dan pengalaman belajar yang akan dilakukan.
HapusApa kendala dan kesulitan yang anda alami saat membuat dan mengembangkan kisi-kisi instrumen diatas? Dan indikator mana yang menjadi hambatan untuk anda dalam merancang kisi-kisi tersebut
BalasHapusIndikator yg cukup sulit untuk dijalankan yaitu indikator kedua karena haris dilakukan pengontrolan oleh guru sehingga dapat tercapai tujuan dari indikator tsb
Hapuskesulitan yang dihadapi mungkin saat proses pelaksanaan yaitu, kemampuan guru dan siswa menggunakan teknologi yang masih rendah (gaptek) dan memahami pendektan tersebut, dan juga kondisi belajar dikelas. sebagai guru, kita harus bisa menghandle siswa yang suka ribut agar kelas menjadi kondusif dan nyaman untuk belajar.
Hapusmenurut saya pada indikator ke dua yaitu kontrak pembelajaran ditetapkan siswa sulit untuk menurunkan dari indikator tersebut, sulit menentukan hal apa yang harus dilakukan oleh guru
BalasHapusya benar, akan tetapi indikator ini dapat dijalankan oleh siswa dengan pengontrolan yang dilakukan guru dengan teliti dan terperinci sehingga tujuan dari indikator tersebut dapat tercapai
HapusApa saja hal yang mendukung dalam mengimplementasikan kemampuan heutagogy dalam pembelajaran?
BalasHapusAda banyak hal, salah satunya kreativitas dan berpikir aktif serta kritis siswa dalam proses pembelajaran dri smua indikator
Hapushal yang mendukung dalam penerapan pendektan heutagogy ini adalah sarana dan prasarana yang dimiliki oleh guru maupun siswa seperti gadget, smartphone, laptop dll
Hapus